Minggu, 24 Juli 2011

Apa itu Moodle

Moodle adalah salah satu CMS yang mengkhususkan diri untuk pembelajaran jarak jauh (eLearning), moodle lumayan mempunyai nama didunia CMS untuk elearning.

Kata Moodle adalah singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment. Moodle sebagai eLeaning CMS atau sering juga disebut Learning Management Systems (LMS) atau Virtual Learning Environments (VLE) sebuah aplikasi yang dibuat untuk membantu pelaksanaan belajar secara virtual.


Selain Moodle di dunia LMS dikenal juga Atutor yang akan coba kita pelajari juga diblog ini. keduanya merupakan LMS yang opensouce, dibawah GNU publlic.selain itu Moodle juga mendapat support dari Moodle langsung

Moodle dapat diintalls dengan mudah, asalkan di komputer sudah berjalan PHP dan MySql tinggal klik-klik dan BOOM.. terintal Moodle di PC anda. Karena dikembangakan menggunakan PHP dan MySQL maka Moodle bisa jalan lintas platform, artinya anda bisa intalls Moodle di Windows, Linux, Mac, BSD dan lain-lainya.



Standard Moodle Distribution
Standard Moodle Distribution adalah suatu paket Moodle yang disediakan bila kita hanya membutuhkan aplikasi Moodle saja. Paket ini disediakan bila kita sudah mempunyai Apache Web Server, PHP dan MySQL yang telah ter-install pada komputer.  Cara instalasi paket Standard Moodle Distribution adalah sebagai berikut:
•  Ekstraklah file moodle-x.x.tgz atau moodle-x.x.zip dan simpan dalam directory untuk aplikasi moodle pada web server Anda.  
•  Siapkanlah sebuah database MySQL  untuk aplikasi moodle. 
Contoh: 
mysql> create database moodledb; 
Gambar 3
Membuat sebuah database baru
 

•  Jalankan aplikasi untuk instalasi yang disediakan oleh Moodle yaitu file install.php
Contoh: 
http://localhost/mymoodle/install.php 
Gambar 4
Proses awal instalasi

 •  Pada awal proses instalasi akan ditampilkan sebuah halaman untuk memilih bahasa saat proses instalasi. Pilih bahasa yang sesuai dengan keinginan Anda pada bagian Language. Setelah itu klik tombol “Next”. 
•  Selanjutnya sistim akan memeriksa konfigurasi pada web server Anda. Proses akan berjalan dengan baik bila seluruh pemeriksaan sistim menunjukkan tulisan “Pass” pada semua proses pemeriksaan. 
Gambar 5
Memeriksa konfigurasi pada web server

•  Setelah itu klik tombol “Selanjutnya”. Maka akan ditampilkan bagian konfirmasi untuk letak aplikasi Moodle untuk Web Address, Moodle Directory dan Data Directory.
  Gambar 6
Konfirmasi letak aplikasi Moodle

•  Bila Anda setuju pada konfigurasi tersebut, maka klik tombol Next
•  Setelah itu akan ditampilkan pengaturan konfigurasi database. Saat ini aplikasi Moodle bisa digunakan pada database MySQL dan PostgreSQL. Pilihkah jenis database yang digunakan pada bagian Type. Isilah bagian Host Server, Database, Pengguna, Password dan Tables Prefix. Kemudian klik Selanjutnya.
 Gambar 7
Konfirmasi Database
  
•  Kemudian akan ditampilkan status server Anda dan kebutuhan sistimaplikasi Moodle. Klik tombol Selanjutnya.
 
 Gambar 8
Status web server Anda dan kebutuhan Moodle

•  Setelah itu akan tampil halaman yang menawarkan kepada kita untuk mendownload paket bahasa yang kita pilih. Anda bisa klik tombol “Download the Indonesian (id) language pack” jika kita akan mendownload paket bahasa Indonesia, atau klik tombol Selanjutnya untuk melanjutkan proses instalasi. 
•  Proses berikutnya adalah membuat file konfigurasi yaitu file config.php  
 
 Gambar 9
Membuat file konfigurasi
 
•  Selanjutnya akan ditampilkan Lisensi untuk aplikasi Moodle. Bacalah aturan dan lisensi tersebut dengan baik. Jika Anda setuju klik tombol Yes.  
 
Gambar 10
Lisensi aplikasi Moodle
 

•  Kemudian Moodle akan melakukan proses pembuatan tabel-tabel pada database baru. Ikutilah prose tersebut dengan klik tombol Continue. 
 
Gambar 11
Proses pembuatan tabel pada database  


Gambar 12
Versi Moodle 
 Gambar 13
Gambar pengaturan konfigurasi situs

•  Kemudian akan ditampilkan halaman untuk pengaturan konfigurasi situs aplikasi Moodle. Isilah konfigurasi situs tersebuat sesuai dengan keinginan Anda.  Klik tombol Save Changes. 
•  Halaman Pengaturan Administrator akan ditampilkan setelah proses pengaturan konfigurasi situs. Isilah password untuk Administrator dan data lain yang diperlukan. 
Gambar 14
Halaman Pengaturan Administrator

 •  Setalah itu applikasi Moodle telah terinstall pada web server Anda.
Gambar 15
Halaman depan aplikasi Moodle

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar